Manifestasi Infeksi Virus Dengue
1. Tidak menimbulkan
gejala
Walaupun terinfeksi virus Dengue penderita tidak sakit
karena faktor imunitas.
2. Menimbulkan
gejala. Gejala timbul 4-6 hari setelah gigitan nyamuk.
a. Demam tidak
spesifik.
Merupakan demam tidak khas dan dapat terjadi pada penyakit
lain seperti demam pada
pilek.
pilek.
b. Demam Dengue (DD).
Merupakan demam dengan ciri khas:
Demam tinggi
mendadak 2-7 hari, dengan gejala penyerta:
o Nyeri kepala
o Nyeri belakang
bola mata
o Nyeri otot dan
nyeri sendi
o Flushing ( muka
panas kemerahan), ruam kulit
o Mual, muntah
Nyeri perut,
karena ada pembengkakan hati.
Perdarahan (
bintik-bintik merah di kulit)
Manifestasi
Leukopenia (jumlah angka lekosit di bawah nilai normal).
Angka Trombosit
masih dalam rentang normal, atau menurun(Trombositopenia)
c. Demam Berdarah
Dengue(DBD)
Perbedaan utama DD
dan DBD adalah:
Pada DBD ditemukan adanya kebocoran cairan darah pada pembuluh
darah,
Hal ini menyebabkan darah mengental.
Adanya kebocoran
cairan darah ini ditunjukkan dengan nilai hematokrit yang meningkat
o DBD I : hemokonsentrasi, angka trombosit
turun.
o DBD II : hemokonsentrasi, trombositopenia,
perdarahan spontan
( mimisan, gusi berdarah, muntah darah, kencing darah, berak
darah)
o DBD III :
menuju kearah syok
o DBD IV : SYOK, bila tidak tertangani:
kematian.
Perjalanan Penyakit DD/DBD
1. Infeksi virus Dengue
2. Masa akut (Hari 1,2,3): muncul gejala-gejala.3. Demam 2 hari pertama dapat dipastikan DD dengan pemeriksaan lab Ns 1 Ag
4. Masa kritis (Hari 4,5,6): suhu tubuh mulai turun, jumlah trombosit turun dan darah mengental.
5. Kritis karena dapat terjadi perdarahan dan syok
6.Masa pemulihan(Hari 7,8)
Yang harus diperhatikan pada masa kritis: 6K Kritis
Kesadaran menurun,
gelisah, rewel
Kulit, kaki,
tangan lembab, dingin
Kencing berkurang
Kejang
Kurang makan,
minum, muntah terus
Keluar darah (
hidung, gusi, mulut, dubur)
Penyakit yang mirip DD/DBD
Flu biasa
Demam chikungunya
Demam Tifoid
Campak
Gejala awal mirip,
tetapi mulai tampak perbedaan pada hari ke empat.
1. Mencatat hari, tanggal,
jam penderita mulai demam.
2. Minum obat demam
(parasetamol), hindari aspirin, ibuprofen.
3. Istirahat total,
makanan lunak, banyak minum (air putih, sari buah, air kelapa)
4. Kontrol ke dokter
bila demam tidak menurun selama 2-3 hari dengan penggunaan obat demam.
5. Kontrol ke dokter
selama masa kritis (hari ke 4,5,6 demam)
Jumlah kasus DBD di Indonesia umumnya meningkat pada musim hujan sejak bulan Desember sampai dengan April-Mei tiap tahun
Sumber: Panti Rapih



